MENU
icon label
image label
blacklogo

Fabio Di Giannantonio Rebut Podium Ketiga di Jerez, Tempel Dominasi Duo Aprilia

APR 29, 2026@12:08 WIB | 127 Views

Setiap era MotoGP punya cerita menarik, khususnya tahun 2026 ini.  Artinya strategi Ducarti dengan 6 pembalap sudah mulai terpatahkan, melihat hasil dari 4 seri MotoGP dari 22 seri balap tahun ini. Meskipun itu terbilang terlalu dini untuk sebuah analisa, awal kompetisi MotoGP 2026 memang menarik, karena dominasi Ducati yang mulai lemahkan.

Namun, dari 6 rider Ducati, ada sosok pembalap yang mewakili harga diri sekaligus fanbase MotoGP dari Indonesia. Ya Pals, mereka adalah tim Pertamina Enduro VR 46 Racing Team. Dengan dua pembalap Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli murid dari Valentino Rossi. Keduanya punya kurva peningkatan yang cukup baik.

Pertamina Enduro VR46 Racing Team kembali menunjukkan performa kompetitif di GP Spanyol melalui salah satu pembalap unggulan Fabio Di Giannantonio, yang berhasil finis di posisi ketiga pada Minggu (26/4) di Circuito de Jerez, Ángel Nieto. Hasil ini menjadi podium keduanya musim ini, sekaligus membawanya ke posisi tiga besar klasemen sementara. Franco Morbidelli menutup balapan di posisi ke-12 dan tetap mengamankan poin penting bagi tim.

Hasil balapan Jerez merupakan titik nadir perjuangan Diggia yang memenuhi grafik positif terbaik, antar pembalap Ducati. Buktinya dengan 2 pole position dan 2 podium dari 4 seri pertama musim 2026, ini adalah awal musim terbaik dalam karier Diggia di kelas premier. Dia kini duduk ketiga di klasemen dengan 71 poin, dengan catatan selama 4 seri balapan dirinya selalu meraih posisi maksimal 4 besar.

Dimulai dari Seri Pertama MotoGP 2026 di Thailand, Diggia mencapai podium kedua. Berlanjut di MotoGP Seri Brazil, dirinya berhasil meraih podium ke-3. Sementara di Seri COTA, Amerika Serikat, Diggia hanya berhasil finish di posisi ke-4. Dan seri Jerez weekend lalu, dirinya berhasil finish ke-3. Dengan total poin 71, ada gap sekitar 30 poin dari sang pemimpin klasemen Bezzecchi dari Aprilia.

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menilai hasil di Jerez sebagai cerminan dari konsistensi tim sepanjang musim. “Podium yang diraih Fabio serta kontribusi seluruh tim menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun berjalan dengan kuat dan kompetitif. Kami melihat perkembangan yang positif, dan Pertamina Lubricants akan terus mendukung tim di setiap seri,” ujar Sigit.

Awal balapan di Circuito de Jerez, Ángel Nieto tidak berjalan mudah bagi Di Giannantonio. Ia sempat kehilangan posisi akibat start yang kurang ideal, namun mampu pulih dengan cepat dan berhasil tampil konsisten sepanjang balapan, terutama di fase tengah hingga akhir, untuk mengamankan podium dan mengoleksi total 71 poin di klasemen sementara.

“Saya sangat senang dengan performa yang kami tunjukkan, meskipun sedikit kecewa dengan kesalahan saat start. Tim sudah bekerja luar biasa, dan kami merasa seharusnya bisa bersaing lebih untuk posisi depan,” ujar Di Giannantonio.

“Tentu saja ini tetap podium yang sangat bagus dan kami harus bangga. Kami juga berada di tiga besar klasemen dunia, itu luar biasa. Kami hanya perlu tetap fokus dan tetap rendah hati. Musim masih panjang, jadi mari terus bekerja seperti ini.”

Sementara itu Morbidelli berhasil mengamankan Sprint podium ke-3. Namun, Ia menghadapi tantangan tersendiri pada babak race, setelah melakukan sejumlah perubahan set-up. Meski begitu, Ia mampu melakukan beberapa overtake penting sepanjang balapanan akhirnya finis di posisi ke-12. Kini Morbidelli menempati peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 25 poin.

“Balapan hari ini lebih sulit, tetapi kami memang mencoba beberapa perubahan untuk memahami masalah grip belakang. Kami melihat peningkatan di lap-lap akhir karena ban sudah lebih aus dan motor menjadi lebih mudah dikendalikan serta lebih halus. Namun masih perlu meningkatkan performa di awal balapan,” jelas Morbidelli. “Ducati dan tim sedang bekerja untuk mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, hasil sesi tes Jerez sangat penting dan krusial.”

Team Manager Pablo Nieto menilai akhir pekan di Jerez menjadi indikator penting bagi performa tim di fase Eropa.  “Fabio tampil sangat kuat di berbagai kondisi lintasan, dan hasil ini penting untuk menjaga momentum tim. Franco juga menunjukkan progres dalam memahami arah set-up, meskipun masih ada beberapa hal yang perlu kami tingkatkan. Kami masih memiliki ruang untuk berkembang, dan sesi tes Jerez akan menjadi kesempatan penting untuk melangkah lebih jauh,” ujar Nieto. 

Hasil ini mempertegas konsistensi performa Pertamina Enduro VR46 Racing Team dalam beberapa seri terakhir, terutama dalam menjaga daya saing di kondisi balapan yang beragam. 

Tim sedang berada di Jerez untuk menjalani Official IRTA Test Day sebelum melanjutkan seri GP berikutnya di Le Mans, Perancis, yang akan dilaksanakan pada 8–10 Mei.[Ahs/timBX]

Tags :

#
fabio di giannantonio,
#
vr 46 pertamina,
#
motogp jerez 2026