

MAY 11, 2026@12:00 WIB | 96 Views

Buat para petrolhead, akhirnya ada kabar yang bikin lega. Nissan sedang mempersiapkan meluncurkan generasi Godzilla terbaru ya Nissan GT-R R36.
GT-R generasi terbaru alias R36 ini ternyata tidak jadi berubah total menjadi mobil listrik penuh seperti rumor yang selama ini beredar.
Nissan justru memilih mempertahankan mesin VR38DETT legendaris milik R35, tapi dengan teknologi hybrid modern supaya tetap bisa brutal di era regulasi emisi yang makin ketat.
Kabar ini langsung bikin komunitas otomotif rame. Karena buat banyak fans, GT-R tanpa suara mesin twin turbo rasanya bukan GT-R.

Nissan Akhirnya Buka Suara Soal Masa Depan GT-R
Setelah bertahun-tahun dipenuhi rumor dan spekulasi, Nissan akhirnya mulai memberi gambaran soal arah pengembangan GT-R R36.
Sebelumnya banyak orang khawatir Godzilla bakal berubah jadi EV biasa karena tren elektrifikasi yang makin agresif di industri otomotif global.
Tapi ternyata Nissan masih ingin menjaga karakter khas GT-R yang sudah melekat sejak generasi-generasi sebelumnya. Dan itu jadi kabar baik buat pecinta mobil performa Jepang.

GT-R R35 Memang Pensiun, Tapi Godzilla Belum Mati
Nissan GT-R R35 resmi mengakhiri masa produksinya setelah hampir 18 tahun bertahan sejak debut tahun 2007. Gila sih kalau dipikir-pikir, mobil ini sudah hampir dua dekade tapi auranya masih serem sampai sekarang.
R35 terkenal sebagai:
- supercar killer
- monster drag race
- rajanya launch control
-ikon JDM modern
Makanya banyak orang takut penerusnya bakal kehilangan identitas asli GT-R. Untungnya Nissan ternyata belum mau membunuh DNA Godzilla.

Mesin VR38DETT Legendaris Ternyata Masih Dipakai
Nah ini bagian yang paling bikin fans lega.
Mesin VR38DETT 3.8 liter twin turbo V6 ternyata masih akan dipertahankan di GT-R R36. Tapi tentu bukan sekadar copy-paste dari R35.
Kabarnya Nissan sedang mengembangkan versi evolusi dari mesin tersebut dengan berbagai upgrade modern seperti:
- sistem hybrid performa tinggi
- injeksi baru
- efisiensi lebih baik
- turbo lebih modern
- komponen internal lebih kuat
Jadi walau basis mesinnya sama, performanya kemungkinan bakal jauh lebih buas dibanding R35.

Nissan Gak Mau GT-R Kehilangan “Jiwa”-nya
Di saat banyak brand mulai beralih ke EV performa tinggi, Nissan ternyata masih merasa mobil listrik belum bisa memberikan sensasi khas GT-R.
Karena buat Nissan, GT-R itu bukan cuma soal angka tenaga.
Tapi juga:
- suara mesin
- sensasi turbo
- karakter mekanikal
- brutal tapi stabil
- bisa dipakai harian sekaligus track day
Makanya Nissan lebih memilih hybrid dibanding langsung full EV. Dan jujur aja, keputusan ini bikin banyak petrolhead langsung senyum.

Tenaganya Kabarnya Bisa Tembus 900 HP
Walau spesifikasi resmi belum diumumkan, rumor soal performa GT-R R36 mulai bikin internet panas. Beberapa prediksi menyebut mobil ini bisa punya tenaga 700 HP bahkan mendekati 900 HP
Kalau benar segila itu, R36 jelas bakal jadi monster baru dunia JDM modern.
Apalagi sekarang lawannya juga makin brutal seperti Porsche 911 Hybrid, Corvette E-Ray, Mercedes-AMG Hybrid sampai EV performa tinggi
Nissan jelas gak mau nama GT-R kalah pamor.
Platform Baru dan Teknologi Lebih Sadis
GT-R R36 juga disebut bakal memakai platform baru total, bukan sekadar evolusi dari R35. Transmisinya kemungkinan ikut berubah memakai dual-clutch generasi baru yang lebih cepat dan lebih kuat.
Bahkan muncul rumor Nissan sedang mempertimbangkan gearbox model Tremec seperti yang dipakai Corvette C8. Kalau semua rumor ini benar, karakter GT-R baru kemungkinan bakal jauh lebih liar dibanding sebelumnya.

Debut Sebelum 2030, Tapi Hype-nya Sudah Gila
Walau belum ada tanggal resmi, Nissan memastikan GT-R R36 bakal hadir sebelum tahun 2030. Prediksi paling realistis, mobil ini mulai diperlihatkan sekitar tahun 2028 sebelum akhirnya masuk produksi massal.
Dan sekarang satu hal sudah jelas Godzilla belum mati. Bahkan kemungkinan besar, monster Jepang ini justru sedang bersiap jadi lebih buas dari sebelumnya.
[ziz/timbx/berbagaisumber].