MENU
icon label
image label
blacklogo

Menantang Arktik: Geely Tembus 1.000 Kilometer Jalur Ekstrim dibawah Nol Derajat

MAR 09, 2026@14:40 WIB | 51 Views

Pengujian ini menempuh rute sepanjang lebih dari 1.000 kilometer dari Swedia hingga Norwegia, dan ditutup dengan perjalanan nonstop menuju Samudra Arktik

Bayangkan sebuah dunia di mana aspal bersembunyi di balik lapisan black ice, kelembapan menusuk hingga ke tulang, dan matahari enggan menampakkan diri akibat fenomena malam kutub yang panjang. Di sinilah, Geely malah memutuskan untuk mempertaruhkan reputasi teknologi New Energy Vehicle (NEV) mereka, di wilayah paling utara Eurasia yang beku,

Bukan lagi sekadar test drive biasa, Geely baru saja menuntaskan sebuah "ekspedisi pembuktian". Jajaran mobil masa depan mereka dipaksa menempuh rute lebih dari 1.000 kilometer, membentang dari Swedia hingga Norwegia, tanpa sekalipun mampir ke tempat pengisian daya maupun pom bensin.

Menembus Tirai Es Tanpa Henti

Dalam perjalanan nonstop menuju Samudra Arktik ini, nama-nama yang sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia, seperti Geely Starray EM-i, tampak bersanding dengan saudara-saudaranya: V900, M9, XingYao 8, hingga A7.

Mereka bukan sedang melakukan perjalanan wisata. Di Colmis Proving Ground, Eropa Utara—sebuah fasilitas pengujian dengan lintang tertinggi—kendaraan-kendaraan ini harus berhadapan dengan musuh bebuyutan baterai dan mesin: suhu ekstrem di bawah nol derajat.

Di sini, setiap detail diuji hingga ke titik nadir. Bagaimana sensor ADAS (sistem asisten pengemudi cerdas) merespons jalanan yang tertutup salju? Apakah sistem manajemen termal mampu menjaga baterai tetap efisien saat dunia di luar sana membeku? Geely tidak hanya mencari jawaban, mereka mencari validasi.

"Inisiatif ini menjadikan Geely sebagai merek otomotif independen Tiongkok pertama yang berani memboyong seluruh portofolio teknologinya—mulai dari elektrik murni, hybrid, hingga metanol—ke Lingkar Arktik," tulis laporan resmi tersebut.

Laboratorium di Atas Salju

Bagi Geely, Arktik menjadi laboratorium raksasa. Data yang dikumpulkan dari ban musim dingin berpaku yang mencengkeram es, hingga performa sistem penggerak AWD di medan licin, akan dibawa pulang ke meja desain.

Langkah ini adalah bagian dari ambisi besar mereka untuk membangun ekosistem pengembangan global. Dengan enam fasilitas pengujian utama yang tersebar dari Hangzhou Bay hingga Eropa, Geely ingin memastikan bahwa mobil yang dikendarai konsumen di Jakarta yang terik memiliki standar ketangguhan yang sama dengan mobil yang membelah badai salju di Skandinavia.

Angka di Balik Aksi

Keberanian melakukan uji ekstrem ini bukannya tanpa alasan. Performa pasar Geely sedang berada di atas angin. Pada 2025, lini NEV mereka mencetak sejarah sebagai salah satu yang tercepat di Tiongkok dalam mencapai angka penjualan satu juta unit. Memasuki Januari 2026, rekor penjualan bulanan kembali pecah.

Namun, bagi para insinyur di balik kemudi di Arktik, angka penjualan hanyalah satu sisi cerita. Sisi lainnya adalah tentang margin keselamatan, keandalan sensor, dan kepastian bahwa saat seorang pengemudi menekan pedal gas di kondisi cuaca apa pun, kendaraan mereka akan merespons dengan setia.

Ekspedisi 1.000 km ini bukan sekadar pamer kekuatan, melainkan janji bahwa inovasi teknologi tidak akan berhentibahkan ketika suhu dunia turun hingga ke titik beku terdalam.[Ahs/timBX]

Tags :

#
geely global,
#
geely v900,
#
geely m9,
#
geely xingyao 8,
#
geely a7,
#
geely xingyao 6