

FEB 13, 2026@14:22 WIB | 79 Views

Volvo terlibat dalam penarikan kembali atau recall unit yang terbilang sangat aneh. Dari dokumen yang dirilis NHTSA, recall yang terjadi hanya untuk model Volvo S60L yang spesifik berada di iklim panas.
Lebih spesifik lagi, unit yang terpengaruh adalah edisi 2017. Lantas, apa masalahnya dengan Volvo S60L dengan udara dan iklim yang panas?
Ternyata, mobil tersebut jika terpapar iklim udara yang sangat panas dalam jangka waktu lama bisa membuat pengunci pintunya melemah.
Bahkan, jika sudah parah, cuaca panas bisa membuat patah kait penahan untuk pegas pengunci saat pintu dibuka.
Ini jelas bukan hanya gangguan, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan bagi kendaraan yang ditinggalkan tanpa pengawasan dengan pengunci pintu yang rusak.

Selain itu, Volvo mencatat bahwa ada kemungkinan pintu dapat terbuka secara tiba-tiba saat mengemudi, misalnya saat mundur atau di bundaran.
Jika kebetulan penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman, konsekuensinya bisa sangat serius, dengan risiko terlempar keluar dari mobil.
Sebanyak 2.758 model Volvo S60L terdampak oleh penarikan kembali ini. Semua kendaraan ini diproduksi antara 24 November 2016 dan 8 April 2017.
Volvo telah menangani masalah ini setidaknya sejak tahun 2019, ketika menerima laporan pertama tentang masalah pengunci pintu. Kemudian pada tahun yang sama, penarikan kembali (recall) dikeluarkan.
Namun, menjelang akhir tahun 2025, Volvo mulai menerima laporan masalah pada kendaraan yang tidak tercakup dalam penarikan kembali ini, yang mendorongnya untuk mengeluarkan penarikan kembali lainnya untuk mengatasi masalah pengunci pintu.
Pemilik kendaraan akan diberi tahu tentang penarikan kembali pada tanggal 23 Februari 2026, tetapi mereka yang ingin segera mengetahui apakah kendaraan mereka terdampak dapat mencari nomor VIN mereka menggunakan alat pencarian NHTSA.
Dealer akan mengganti keempat pengunci pintu dengan pengunci yang didesain ulang tanpa biaya kepada pemilik. Mereka yang sebelumnya telah membayar untuk memperbaiki masalah tersebut mungkin berhak mendapatkan kompensasi. [wic/timBX]