

AUG 04, 2026@13:00 WIB | 124 Views

Gelaran modifikasi bergengsi Blackauto Battle 2026 resmi dimulai dengan memilih AEON Mall BSD City sebagai titik pembuka. Puluhan mobil modifikasi dari berbagai daerah langsung memadati area venue untuk unjuk gigi. Bukan sekadar memamerkan hasil garapan terbaik. Memang tujuannya untuk hadirkan karya terbaik untuk bersaing sebagai juara dari segala kelas.
Yang paling menarik dari seri pembuka ini adalah mulai terlihatnya karakter dua kelas utama Blackauto Battle, yakni Culture dan Contest. Di kelas Culture, para builder menampilkan tren modifikasi yang semakin matang dengan mengutamakan konsep clean, proporsional, dan tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan harian.
Mulai dari permainan fitment, pemilihan velg, detail ruang mesin hingga kualitas finishing menjadi daya tarik utama, memperlihatkan bahwa eksekusi kini menjadi nilai yang tak kalah penting dibanding perubahan visual semata.
Sementara itu, kelas Contest tetap menjadi panggung bagi para builder yang ingin menunjukkan kreativitas tanpa batas. Berbagai proyek tampil dengan ubahan ekstrem melalui body kit kustom, sektor kaki-kaki yang dibuat lebih agresif, instalasi audio kompetisi, hingga rombakan interior yang dikerjakan secara menyeluruh.
Meski jumlah mobil di kelas ini tidak sebanyak Culture, hampir setiap peserta hadir dengan karakter yang benar-benar berbeda dan memperlihatkan kualitas pengerjaan yang serius.
Hasil yang terlihat di BSD City seolah menjadi gambaran awal arah modifikasi Indonesia pada 2026. Kini perhatian beralih ke seri kedua yang akan digelar di Solo. Pertanyaan besarnya, apakah tren modifikasi di kelas Culture akan kembali mendominasi, atau justru para builder Contest datang membawa proyek-proyek baru yang siap mengubah standar yang sudah terbentuk di seri pembuka?
Jika BSD City menjadi panggung pembuka yang memetakan arah persaingan, maka Solo berpotensi menjadi arena pembuktian siapa yang benar-benar siap membawa konsep paling matang sekaligus mencuri perhatian para juri dalam perburuan gelar musim ini.
Yang paling menarik dari seri pembuka ini adalah mulai terlihatnya karakter dua kelas utama Blackauto Battle, yakni Culture dan Contest.
Kelas Culture memang punya daya tarik sendiri
Di kelas Culture, para builder menampilkan tren modifikasi yang semakin matang dengan mengutamakan konsep clean, proporsional, dan tetap nyaman digunakan sebagai kendaraan harian. Permainan fitment, pemilihan velg, detail ruang mesin hingga kualitas finishing menjadi daya tarik utama, memperlihatkan bahwa eksekusi kini menjadi nilai yang tak kalah penting dibanding perubahan visual semata.
kelas Contest Sendiri Bawa Sesuatu yang unik!
Sementara itu, kelas Contest tetap menjadi panggung bagi para builder yang ingin menunjukkan kreativitas tanpa batas. Berbagai proyek tampil dengan ubahan ekstrem melalui body kit kustom, sektor kaki-kaki yang dibuat lebih agresif, instalasi audio kompetisi, hingga rombakan interior yang dikerjakan secara menyeluruh. Meski jumlah mobil di kelas ini tidak sebanyak Culture, hampir setiap peserta hadir dengan karakter yang benar-benar berbeda dan memperlihatkan kualitas pengerjaan yang serius.

Hasil yang terlihat di BSD City seolah menjadi gambaran awal arah modifikasi Indonesia pada 2026. Kini perhatian beralih ke seri kedua yang akan digelar di Solo. Pertanyaan besarnya, apakah tren di kelas Culture akan tetap dominan, atau justru kelas Contest datang dengan gebrakan baru yang mampu menggeser standar yang sudah terbentuk di seri pembuka?
Apakah Solo Bakalan Lebih Sengit?

Dengan karakter komunitas modifikasi Solo dan Jawa Tengah yang dikenal kuat serta memiliki identitas berbeda, seri kedua Blackauto Battle 2026 diprediksi menghadirkan warna baru di kedua kelas tersebut. Jika BSD City menjadi panggung pembuka yang memetakan arah persaingan, maka Solo berpotensi menjadi arena pembuktian siapa yang benar-benar siap membawa konsep paling matang sekaligus mencuri perhatian para juri dalam perburuan gelar musim ini. Atau ada kejutan baru nanti di Solo yang siap bersaing lagi dengan para builder dari Barat dan Timur. [Adi/TimBX]