MENU
icon label
image label
blacklogo

Dynotest dan Black OutLoud Apakah Semakin Seru di Solo?

AUG 05, 2026@13:00 WIB | 74 Views

Setelah Seri pertama, Dynotest dan Black OutLoud bakalan seseru itu?

Blackauto Battle 2026 siap berlanjut ke Solo setelah seri pembuka di AEON Mall BSD City hadirkan persaingan yang bikin atmosfer kompetisi sangat panas! Bukan cuma deretan mobil modifikasi yang mencuri perhatian. Dua arena favorit, Blackauto Dynotest dan Black Outloud, juga berhasil menciptakan standar tinggi yang kini menjadi tantangan bagi para peserta di seri berikutnya.

Sorotan terbesar di BSD City datang dari arena Blackauto Dynotest. Di kelas FFA AWD, Mitsubishi Lancer garapan Craftsman Turbo feat. Engineplus sukses mencetak tenaga fantastis hingga 1023 HP, menjadikannya salah satu pencapaian paling mencolok sepanjang gelaran seri pembuka.

DynoTest Pecah Rekor di BSD!

Persaingan di kelas lain pun tak kalah menarik. Pamela membawa Toyota Fortuner VRZ menjadi yang terbaik di kelas Diesel 2WD, sementara FD Squad menyapu bersih podium 70 HP Bracket Class melalui Civic FD bermesin K20A dan R18. Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa kompetisi performa tak lagi hanya milik mobil sport, tetapi juga ramaikan oleh berbagai platform dengan racikan mesin yang semakin serius.

Sedangkan kelas FFA kembali pecahkan rekor sebelumnya dengan hasil mencapai 1023 daya kuda oleh Craftsman Turbo dan Engineplus. Hasilnya adalah Mitsubishi Evo bisa berikan muntahan lebih dari 1000 daya kuda dan kalahkan rekor sebelumnya. 

Atmosfer kelas SQ, SQL dan SPL terasa sekali

Atmosfer kompetitif juga terasa di arena Black Outloud. Persaingan di kelas SQ, SQL, hingga FUN SPL memperlihatkan bagaimana kualitas instalasi audio mobil di Indonesia terus berkembang.

Romano bersama AWS Serpong tampil sebagai yang terbaik di SQ 20K Class, Ibrahim dari Audison Motor menguasai SQL FFA bersama Honda Jazz GK5, sementara Anak Lanang Meloncrot sukses mencuri perhatian lewat performa Honda Mobilio di kelas FUN SPL FFA. Setiap kelas menghadirkan pendekatan berbeda, mulai dari kejernihan reproduksi suara hingga tekanan bass yang mampu menggetarkan arena kompetisi.

Semua perhatian kembali ke Solo

Kini perhatian beralih ke Solo, kota yang dikenal memiliki komunitas modifikasi, tuner, dan car audio yang aktif. Pertanyaan besarnya bukan lagi siapa yang akan menjadi peserta, melainkan apakah standar yang tercipta di BSD City mampu dipertahankan atau justru dipatahkan. Mampukah ada mobil yang melampaui torehan 1023 HP di arena Dynotest? Atau akankah para spesialis car audio menghadirkan racikan baru yang sanggup menggeser dominasi para jawara seri pembuka?

Jawabannya akan terungkap di Blackauto Battle Solo 2026. Dengan reputasi para builder dan tuner dari Jawa Tengah yang kerap menghadirkan kejutan, seri kedua ini berpotensi melahirkan rekor baru, rivalitas baru, sekaligus nama-nama baru yang siap mengubah peta persaingan di Blackauto Dynotest maupun Black Outloud. [Adi/TimBX]

Tags :

#
black outloud,
#
dynotest