MENU
icon label
image label
blacklogo

BAIC BJ30 HEV Jadi Primadona Diantara 400 SPK dan Puluhan Ribu Pengunjung

AUG 14, 2026@18:18 WIB | 264 Views

Sebelas hari pameran, hampir 20 ribu pengunjung, dan ratusan test drive kemudian, BAIC Indonesia resmi menutup partisipasinya di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan catatan yang menggembirakan: 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk seluruh lini produknya.

Angka ini bukan datang begitu saja. Sepanjang pameran, booth BAIC ramai dikunjungi hampir 20 ribu orang dan mencatat lebih dari 500 sesi test drive, sebuah modal besar yang akhirnya berbuah ratusan pemesanan.

SUV Hybrid Tetap Jadi Primadona

Di tengah gegap gempita kehadiran mobil listrik pertama BAIC, justru BAIC BJ30 HEV yang diam-diam mencuri perhatian konsumen. Dari total 407 SPK, BJ30 HEV menyumbang porsi terbesar dengan 201 unit — hampir separuh dari keseluruhan pemesanan. Di belakangnya menyusul BAIC BJ40 dengan 51 unit, dan BAIC X55 II sebanyak 16 unit.

Pencapaian ini menegaskan bahwa karakter SUV tangguh masih jadi alasan utama orang Indonesia melirik BAIC. Tapi ada pergeseran selera yang tak kalah menarik: kebutuhan akan kendaraan yang irit BBM kian menguat, dan BJ30 HEV berhasil menjawab keduanya sekaligus,  desain SUV yang kokoh dipadu teknologi hybrid tanpa perlu colok listrik dari luar.

“Dapat kita lihat bahwa BAIC BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa DNA BAIC sebagai produsen kendaraan SUV yang tangguh tetap menjadi daya tarik utama, sekaligus dipadukan dengan teknologi hybrid yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan yang lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar. Kombinasi antara karakter SUV yang kuat, performa, dan efisiensi inilah yang membuat BAIC BJ30 HEV semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini,” ujar Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia. 

Debut BAIC T1: EV Pertama yang Langsung Diterima Pasar

Momen tak kalah penting di GIIAS 2026 adalah debut perdana BAIC T1, EV pertama BAIC di Indonesia. Meski baru pertama kali tampil, T1 langsung mencatat 139 SPK,  hasil yang cukup meyakinkan untuk sebuah produk anyar di segmen yang masih relatif baru bagi merek ini.

Antusiasme pengunjung terhadap T1 terlihat dari tingginya minat mencoba lewat sesi test drive. Konsumen yang sempat mencobanya memberikan respons positif, memuji kombinasi desain menarik, kabin yang lapang dan nyaman, akselerasi yang responsif, handling yang menyenangkan, hingga fitur modern seperti Parking Assist.

Dhani menyebut sambutan terhadap T1 sebagai salah satu pencapaian yang membanggakan, mengingat statusnya sebagai kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia yang langsung menarik perhatian lewat desain modern, kabin lapang, teknologi pintar, dan harga yang kompetitif.

Yang membuat pencapaian ini lebih berarti adalah rencana tindak lanjutnya. BAIC Indonesia mengantongi lebih dari 10.000 data konsumen yang tertarik dengan produk-produknya selama GIIAS berlangsung, sebuah database besar yang akan digarap bersama jaringan dealer untuk proses konsultasi produk, test drive, hingga akhirnya pembelian.

Momentum ini juga akan dibawa berlanjut ke rangkaian GIIAS The Series di sejumlah kota besar: Surabaya, Bandung, Semarang, Makassar, dan Bali.

"Perjalanan kami tidak berhenti di GIIAS Tangerang. Kami siap melanjutkan semangat yang sama," ujar Dhani Yahya menutup pernyataannya.

Dengan portofolio yang kini lengkap  mulai dari mesin konvensional, hybrid, hingga kendaraan listrik  GIIAS 2026 menjadi bukti bahwa strategi BAIC merangkul berbagai segmen pasar mulai menunjukkan hasil nyata di Indonesia.[Ahs/timBX]

Tags :

#
baic indonesia,
#
baic bj30 hev,
#
baic t1