MENU
icon label
image label
blacklogo

BMW M3 EV Bentukannya Aneh Apa Tidak?

MAR 26, 2026@14:00 WIB | 78 Views

Bocor Alus BMW M3 EV ini mengejutkan Sekali

Dunia otomotif baru saja dikejutkan dengan beredarnya foto-foto yang diduga kuat sebagai BMW M3 listrik pertama di dunia. Sebelum peluncuran globalnya yang dijadwalkan awal tahun depan, bocoran ini memberikan gambaran betapa agresifnya langkah BMW dalam mempertahankan takhta high-performance sedan di era elektrifikasi.

Namun, pertanyaannya: Apakah identitas "M" tetap terjaga tanpa raungan mesin bensin?

Desain lebih Galak dari BMW i3

Berdasarkan foto yang viral di platform Bimmerpost, M3 EV ini tampil jauh lebih mengintimidasi dibandingkan BMW i3 sedan reguler. Beberapa detail eksterior yang menjadi sorotan antara lain, mulai dari fasia Depan punya ciri khas, dengan desain berbentuk berlian di bawah grille utama yang ikonik.

Kemudian, Air Intake terlihat Lubang udara besar yang terbagi oleh panel bodi untuk mengoptimalkan aerodinamika. Dan Fog Lights 'Ice Cube' Lampu kabut bergaya kubus es di sudut bumper, mengisi posisi yang biasanya ditempati oleh air curtains pada model bermesin bensin. Dan terakhir, Bonnet Vent, terdapat ventilasi udara hitam besar di tengah kap mesin, memberikan kesan muscle car masa depan.

Performa 'Monster' Quad-Motor & 1000 kW

BMW tidak main-main dengan jeroan mobil ini. Konfirmasi resmi menyebutkan bahwa M3 listrik akan menggunakan konfigurasi empat motor listrik—satu di setiap roda. Teknologi ini memungkinkan kontrol torsi yang sangat presisi (torque vectoring) yang melampaui kemampuan sistem mekanis konvensional.

Secara teknis, berikut adalah estimasi spesifikasinya adalah Motor listriknya sendiri bakalan memiliki kapasitas hingga 1000 kW (sekitar 1.341 hp). Baterai sendiri ada dan dikembangkan baterai khusus divisi M dengan kapasitas antara 100 kWh hingga 108,7 kWh. Dengan Transmisi Buatan: Untuk menjaga sensasi berkendara, BMW menyematkan fitur simulated gear shifts.

Menjaga "Jiwa" Berkendara Dengan Suara Buatan

Salah satu tantangan terbesar EV performa tinggi adalah hilangnya koneksi emosional antara pengemudi dan mesin. CEO BMW M, Frank van Meel, menekankan bahwa suara adalah elemen krusial bagi seorang petrolhead. "Tanpa suara, sangat sulit untuk merasakan mobil tersebut. Anda perlu tahu seberapa cepat Anda melaju tanpa harus selalu melihat speedometer," ujar van Meel.

Untuk itu, M3 EV akan dilengkapi dengan feedback akustik yang disintesis secara khusus untuk memberikan informasi kecepatan dan rasio gigi kepada pengemudi, memastikan pengalaman M-Power tetap terasa nyata meski tanpa piston.

Produksi massal untuk BMW M3 listrik ini dikabarkan baru akan dimulai pada awal 2027. Menariknya, BMW berencana menjual versi listrik ini berdampingan dengan generasi terbaru M3 bermesin bensin, memberikan pilihan bagi konsumen yang masih setia pada pembakaran internal maupun mereka yang siap beralih ke masa depan.

Apakah BMW M3 listrik ini akan mampu menyaingi pamor sang legenda Touring atau versi bensinnya? Kita tunggu saja global reveal-nya tahun depan.

Tags :

#
bmw m3,
#
m3 ev