MENU
icon label
image label
blacklogo

Bocoran SUV Baru Bentley: Nama, Estetika dan jantung Mekanis

MAR 30, 2026@14:42 WIB | 73 Views

SUV kedua Bentley sebentar lagi akan meluncur. Indikasinya adalah prototipe-nya dengan tertutup kamuflase penuh sudah terciduk tengah diuji coba.

Model kedua ini akan ditempatkan di bawah Bentayga. Bedanya adalah alih alih ditawarkan sebagai kendaraan bertenaga ICE, model baru ini akan sepenuhnya bertenaga listrik.

Penasaran? Mari kita ungkap bocorannya berdasarkan laporan Carscoops.com

Pertama, yang selalu menjadi rasa penasaran publik dari mobil baru adalah namanya. Untuk SUV kedua Bentley ini pada awalnya diketahui akan bernama ‘Mayon’.

Namun, informasi yang lebih baru menunjukkan bahwa nama 'Barnato' yang digunakan. Nama ini lebih masuk akal karena lebih banyak memiliki nilai sejarah bagi merek.

Nama ‘Barnato’ terinspirasi dari pemilik Bentley sekaligsu pembalap legendaris yang berhasil memenangkan balapan Le Mans, Woolf Barnato.

Kedua adalah desainnya. Melansir Carscoops, dari foto spyshot prototipe yang disamarkan terlihat mobil lebih ramping dari Bentayga.

Desainnya sebagian terinspirasi dari  konsep futuristik EXP 15 milik merek tersebut. Desain fasia depan memakai tema gril matriks khas Bentley menjadi interpretasi tertutup yang mengisyaratkan sistem penggerak listriknya. 

Lampu depan mengadopsi empat elemen pencahayaan yang berbeda, disertai dengan strip DRL horizontal yang menembus spatbor depan, dan di bagian bawah. 

Terpasang juga intake lebar dengan detail kisi-kisi membantu pendinginan dan efisiensi aerodinamis.

Dari samping, mobil ini tampak lebih pendek dan lebih atletis dari  Bentayga , dengan lekukan bodi yang kekar dan jendela tanpa bingkai yang menambah karakter sporty. 

Garis bahu yang berlekuk menekankan dinamisme yang anggun. Sementara, buritannya memiliki lampu belakang LED ramping seperti permata, dan profil diffuser belakang ala Taycan.

Di bagian dalam, Bentley memadukan keahlian tradisional dengan infrastruktur digital yang sangat modern. 

Di bagian depan dan tengah terdapat layar OLED melengkung yang membentang hingga ke konsol tengah, meniru tata letak yang terlihat pada Porsche Cayenne Electric terbaru.

Sistem ini berjalan pada Android Automotive OS, didukung oleh prosesor yang lebih cepat, kontrol suara AI yang lebih tajam, dan akses ke aplikasi yang dapat diunduh.

Menggunakan Setir tiga palang baru dilengkapi tombol fisik dan roda gulir bergerigi. Dan, kemungkinan besar konfigurasi tempat duduk mencakup tata letak empat dan lima tempat duduk.

Ketiga. SUV menggunakan arsitektur Premium Platform Electric (PPE) milik Grup VW yang juga digunakan oleh Cayenne Electric yang akan datang.

Kapasitas baterai diperkirakan mencapai 113 kWh, memungkinkan performa tinggi dan perjalanan jarak jauh. Bentley mengklaim jarak tempuh 100 mil (160 km) dapat dipulihkan dalam waktu kurang dari tujuh menit.

Artinya, tingkat daya dapat berkisar dari 402 hp (300 kW/408 PS) hingga lebih dari 1140 hp (850 kW) pada varian unggulan. Semua model kemungkinan akan menampilkan penggerak semua roda dengan motor ganda sebagai standar. 

SUV diposisikan untuk masuk ke jajaran SUV performa tinggi papan atas, bersaing langsung dengan pemain-pemain tangguh seperti Mercedes-Maybach EQS SUV, Rolls-Royce Cullinan, Lamborghini Urus, Ferrari Purosangue dan Luce, serta Range Rover SV andalan. [wic/timBX]

Tags :

#
suv bentley,
#
bentley,
#
suv barnato,
#
suv listrik bentley,
#
suv listrik,
#
bentley suv barnato