

MAY 21, 2026@17:15 WIB | 84 Views

Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD ternyata serius untuk menjajaki masuk ke balap mobil F1. Terbaru, Christian Horner yang merupakan mantan bos tim Red Bull melakukan negosiasi dengan BYD untuk membuat BYD bisa masuk ke grid F1.
Melansir The Race, Rabu (20/5/2026), disebutkan Horner datang ke sebuah acara khusus yang digelar BYD disela gelaran Festival Film Cannes di Perancis belum lama ini. Horner bertemu dengan wakil presiden eksekutif BYD, Stella Li membahas kemungkinan pabrikan ini masuk ke balap mobil bergengsi di dunia ini.
Meski pembicaraan ini belum mencapai tahap pemberian lampu hijau atau penandatanganan kontrak resmi, beberapa sumber menyebut proses negosiasi berjalan sangat positif. Ada indikasi kuat bahwa ambisi BYD dengan Horner yang direncanakan menjadi pimpinan tim BYD berjalan mulus.

Setelah pertemuan dengan Christian Horner, Stella Li menyebut ketertarikan BYD masuk ke balap F1 sebagai langkai ekspansi global. “Saya suka balap F1 karena faktor gairah, budaya, dan impian banyak orang. Sekarang kami mencoba merealisasikan impian kami untuk ikut berpartisipasi di ajang balap sebesar F1”, ungkap Stella Li.
Ketertarikan BYD untuk masuk ke balap F1 bukanlah cerita baru. Beberapa waktu lalu, mereka sempat berencana untuk membeli saham minoritas 24 persen tim Alpine yang sedang dilepas oleh Otro Capital.
Namun setelah pertemuan dengan Christian Horner, langkah BYD bisa dibilang lebih ambisius lagi. Mereka berencana membuat tim dari nol alias benar-benar baru. Sehingga BYD akan diplot sebagai tim ke 12 yang ikut balap mobil bergengsi ini.
Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem secara terbuka mendukung masuknya BYD ke balap F1. Meski untuk prosesnya akan sangat panjang, ia meyakini masuknya BYD akan memberi arah bagaimana balap mobil F1 ini secara jangka panjang. [edo/timBX]