

AUG 04, 2026@16:23 WIB | 132 Views

Blackpals, kalau biasanya mobil listrik identik dengan kendaraan kota yang simpel dan praktis, Nissan punya ide yang sedikit berbeda.
Pabrikan asal Jepang ini menghadirkan Nissan Interstar-e Camper, sebuah van listrik besar yang bukan cuma buat jalan, tapi juga bisa jadi rumah berjalan untuk para pecinta touring dan camping.
Lewat kerja sama dengan spesialis camper asal Jerman, Eifelland, Nissan Interstar-e yang awalnya merupakan kendaraan komersial diubah menjadi camper van dengan fasilitas lengkap.

Jadi konsepnya bukan sekadar membawa penumpang dari titik A ke titik B, tapi memberikan pengalaman tinggal di dalam mobil saat melakukan perjalanan jauh.
Mobil ini menawarkan kombinasi antara ruang kabin luas, tenaga listrik, serta fasilitas seperti rumah mini yang membuatnya cocok buat road trip lintas kota hingga perjalanan outdoor.
Nissan Interstar-e Camper Pakai Basis Van Besar
Sebelum berubah menjadi camper, Nissan Interstar merupakan kendaraan niaga besar yang memang dirancang untuk membawa banyak barang.
Namun setelah masuk ke tangan Eifelland, bagian belakang mobil dirombak total menjadi area tempat tinggal yang nyaman.

Berbeda dengan camper van kecil yang biasanya terasa sempit, ukuran Nissan Interstar memberikan keuntungan besar karena kabinnya jauh lebih lega.
Pengguna bisa bergerak lebih bebas di dalam mobil tanpa harus merasa seperti berada di ruang sempit.
Konsepnya dibuat untuk orang yang ingin bepergian jauh dengan lebih fleksibel. Misalnya, ketika sedang touring ke daerah pegunungan atau pantai, pengguna bisa berhenti kapan saja dan tetap punya tempat istirahat sendiri.
Spesifikasi Nissan Interstar-e Camper
Berikut spesifikasi utama Nissan Interstar-e Camper:

Basis kendaraan: Nissan Interstar
Jenis kendaraan: Electric Camper Van
Sistem penggerak: Motor listrik single motor
Kapasitas baterai: 87 kWh
Jarak tempuh maksimal: Hingga 410 km (WLTP)
Pengisian cepat DC: Sekitar 25 menit
Penggerak: Roda depan (FWD)
Kapasitas muatan: Hingga sekitar 900 kg
Bobot total kendaraan: Hingga 3,5 ton
Untuk urusan tenaga, Nissan memang belum terlalu membuka detail lengkap mengenai angka tenaga dan torsinya.
Namun versi Interstar-e standar menggunakan motor listrik yang fokus pada efisiensi dan kemampuan membawa beban besar, bukan mengejar performa seperti mobil sport.
Karakter seperti ini memang lebih cocok untuk camper karena yang dicari bukan akselerasi brutal, melainkan kenyamanan, daya tahan, dan efisiensi saat perjalanan jauh.

Baterai 87 kWh, Bisa Jalan Sampai 410 Km
Salah satu bagian paling menarik dari Nissan Interstar-e Camper adalah sistem baterainya.
Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas besar 87 kWh, kapasitas yang sudah cukup besar untuk ukuran kendaraan listrik berbodi besar.
Dengan baterai tersebut, Nissan mengklaim mobil ini mampu berjalan hingga 410 km berdasarkan standar WLTP.
Angka ini cukup menarik karena camper van biasanya memiliki bobot lebih berat akibat tambahan interior seperti kasur, dapur, lemari, dan perlengkapan lainnya.
Untuk pengisian daya, Nissan Interstar-e Camper juga sudah mendukung fast charging DC. Dalam kondisi tertentu, baterai bisa diisi kembali hanya sekitar 25 menit, sehingga pengguna tidak perlu terlalu lama menunggu saat melakukan perjalanan jauh.
Interior Seperti Kamar Mini di Dalam Mobil

Bagian paling menarik dari camper van tentu ada di interiornya.
Nissan Interstar-e Camper mendapatkan berbagai perlengkapan yang membuatnya terasa seperti rumah kecil di atas roda.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:


Dengan konsep seperti ini, pengguna tidak hanya mengendarai mobil, tetapi juga membawa tempat tinggal sendiri saat bepergian.
Misalnya saat sedang road trip beberapa hari, pengguna tidak perlu selalu mencari hotel atau penginapan. Tinggal cari lokasi yang aman, parkir, lalu menikmati suasana sekitar.
Tetap Bisa Bawa Banyak Barang Buat Touring
Walaupun sudah penuh dengan perlengkapan camper, Nissan Interstar-e masih memiliki kemampuan membawa barang yang cukup besar.
Dengan kapasitas muatan hingga sekitar 900 kg, mobil ini masih bisa membawa berbagai perlengkapan tambahan.

Mulai dari:
Hal ini menjadi salah satu keunggulan camper van berbasis van besar dibanding camper berbasis mobil kecil.

Ada Pilihan Mesin Diesel Buat yang Belum Mau Full Listrik
Selain versi listrik, Nissan juga tetap menyediakan Interstar dengan mesin diesel.
Pilihan ini ditujukan untuk pengguna yang masih membutuhkan fleksibilitas lebih tinggi, terutama untuk perjalanan jauh ke daerah yang belum memiliki banyak fasilitas charger.
Jadi Nissan memberikan dua pilihan:
Interstar-e Camper
Interstar Diesel Camper

Harga Nissan Interstar-e Camper Tembus Rp1,5 Miliar
Untuk pasar Eropa, melansir dariCarscopps.com, Nissan Interstar-e Camper diperkirakan dibanderol mulai sekitar 84.000 euro atau jika dikonversikan sekitar Rp1,5 miliar lebih
Harga tersebut memang tergolong tinggi, tapi di dunia camper van angka seperti ini masih cukup masuk akal karena pembeli tidak hanya mendapatkan kendaraan, tetapi juga sebuah konsep lifestyle.
Mobil seperti ini biasanya dibeli oleh orang yang memang suka traveling, camping, dan ingin menikmati perjalanan dengan cara berbeda.
Nissan Interstar-e Camper, Masa Depan Road Trip Pakai Mobil Listrik?
Kehadiran Nissan Interstar-e Camper menunjukkan kalau kendaraan listrik mulai berkembang ke arah yang lebih luas.
Kalau dulu EV hanya identik dengan mobil kecil perkotaan, sekarang mulai merambah dunia adventure dan perjalanan jauh.
Bayangkan saja, keliling pulau, menikmati alam, lalu membawa rumah sendiri tanpa suara mesin berisik.
Kalau konsep seperti Nissan Interstar-e Camper masuk Indonesia, apakah bakal jadi kendaraan impian para camper dan pecinta touring, Blackpals?
[Ziz/timBX].