

MAR 04, 2026@22:58 WIB | 60 Views

Ada satu kendaraan listrik yang tengah menjadi sorotan dunia di awal Maret dan itu adalah EV dari BYD, Atto 3.
EV yang di dalam pasar domestik bernama Yuan Plus ini berhasil menarik perhatian penduduk bumi setelah selamat dari serangan roket balistik di Yerusalem.
Dalam gambar yang beredar daring, terlihat EV tersebut mengalami kerusakan pada bodinya. Bagian depan terlihat remuk dan sisi pintu kanan mengalami penyok berat.
Menariknya, meski bodinya terlihat sangat remuk namun struktural kabin mobil tetap utuh. Selain itu, terungkap baterai mobil juga aman.

Untuk sektor baterai ini terbilang mukjizat karena dalam beberapa kasus dimana EV mengalami kecelakaan baik tunggal atau beruntun, mobil akan langsung terbakar dan sulit dipadamkan.
Bahkan setelahnya sistem baterai tegangan tinggi tidak menunjukkan tanda-tanda kebakaran atau pelarian termal.
Dari catatan di tempat kejadian mengonfirmasi bahwa di dalam EV ada lima orang saat ledakan terjadi. Ajaibnya, semua selamat dengan pengemudi hanya cedera sedang dan empat penumpang cedera ringan.

Ketangguhan BYD Atto 3 bisa dilihat dari foto yang tersebar luas. Lampu hazard kendaraan masih berfungsi setelah ledakan.
Ini mengindikasikan bahwa sistem kelistrikan tegangan rendah berhasil bertahan dari gelombang kejut ledakan.
Insiden ini berfungsi sebagai verifikasi nyata dan ekstrem dari sistem keselamatan pasif Atto 3.

Meskipun analis militer mencatat bahwa kendaraan tersebut bukanlah "serangan langsung," yang kemungkinan akan menghancurkan pesawat sipil mana pun. Kendaraan tersebut terkena gabungan gelombang kejut bertekanan tinggi, pecahan peluru yang beterbangan, dan radiasi termal yang intens.
Catatan penting BYD Atto 3 dalam serangan roket balistik.
Integritas Kabin: Pilar A, B, dan C tidak runtuh. Kerangka baja berkekuatan tinggi, yang terdiri dari 85% sasis, berhasil menyebarkan energi ledakan.
Akses Pasca-Benturan: Sangat penting untuk operasi penyelamatan, gagang pintu dan kunci mekanis tetap berfungsi, memungkinkan semua penumpang dievakuasi tanpa peralatan pemotong khusus.
Stabilitas Baterai: Baterai LFP Blade, yang terintegrasi ke dalam e-Platform 3.0, tetap stabil. Meskipun kendaraan sebagian tergelincir ke dalam kawah sedalam beberapa meter, paket baterai tidak terbakar atau mengeluarkan asap.
Viralnya ketahanan dari BYD Atto 3 ini membuat Lu Tian, General Manager Divisi Penjualan Dynasty BYD , menanggapi insiden tersebut di media sosial. Ia berujar, “Keselamatan adalah kemewahan tertinggi.”
Di Israel, Atto 3 merupakan EV terlaris pada tahun 2024 dan 2025, pencapaian ini telah memperkuat reputasi merek tersebut dalam hal daya tahan. [wic/timBX]