

MAR 30, 2026@14:07 WIB | 78 Views

Popularitas MPV mewah GAC M8 pada pasar global baru saja membentur tembok besar bernama hak paten. Akibatnya, perusahaan harus melakukan perubahan nama (rebranding) besar-besaran untuk model flagship-nya setelah mengalah dari BMW.
Ya, lawan dari GAC ini adalah BMW. Produsen otomotif ternama Jerman ini telah melayangkan protes untuk nomenklatur “M8” yang telah lama menjadi identitas bagi lini high-performance BMW.
Skema penamaan huruf “M” yang diikuti angka (seperti M3, M5, hingga M8) pada BMW M telah digunakan selama puluhan tahun. Khususnya untuk M8 sendiri sudah melekat identitas sebagai model grand tourer flagship yang ikonik.
Ketika ‘anak baru’ GAC mulai mengekspansi MPV mewahnya, GAC M8, ke pasar global di luar China maka benturan hukum tak terhindarkan.

Bagi BMW ini sangat krusial dan menilai penggunaan nama M8 sudah melanggar hak kekayaan intelektual atas merek dagang yang sudah mereka bangun sejak lama.
Melihat kemarahan BMW, GAC tampaknya memilih langkah yang benar yakni mengalah. Walaupun sebenarnya GAC M8 adalah MPV dan BMW M8 adalah mobil sport, dua jenis kendaraan yang sangat berbeda.
Namun, GAC melihat hukum merek dagang internasional sering kali berpihak pada pemegang paten pertama dalam kategori yang sama (kendaraan bermotor) meski beda varian dan jenis.

GAC menyebut ada dua alasan utama kenapa memilih mengalah dan akan mengganti namanya.
Pertama. Untuk kelancaran ekspor, dimana sengketa hukum bisa menahan unit mereka di pelabuhan atau memicu denda jutaan dolar saat ingin masuk pasar Eropa dan Amerika.
Kedua. Reputasi Brand, saat ini GAC adalah pabrikan yang sedang naik daun, jadi, ingin membangun citra orisinalitas dan menghindari label "pengekor" desain atau nama dari brand Barat.

Nama Baru: Apa Pilihannya?
Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai nama penggantinya, beberapa analis memprediksi GAC akan menggunakan seri "E" atau "GN" yang sebelumnya pernah digunakan di beberapa pasar.
Di pasar tertentu seperti Filipina, model ini sudah mulai dipasarkan dengan nama GAC M8 Luxury, namun untuk pasar sensitif paten seperti Eropa, nama "M8" kemungkinan besar akan dihapus sepenuhnya.
Konflik antara GAC dan BMW ini menambah panjang daftar sengketa nama di dunia otomotif. Sebelumnya, ini pernah terjadi dengan Audi dan NIO.
Audi memprotes terkait penggunaan nama S6 dan S8 dan NIO akhirnya kalah. Begitu juga dengan Ford dan Tesla dalam hal penggunaan nama "Model E" (Tesla akhirnya menggunakan nama Model 3). [wic/timBX]