

AUG 14, 2026@13:00 WIB | 165 Views

Kalau melihatnya sekilas, banyak orang mungkin langsung mengira ini adalah Chevrolet Corvette klasik yang sudah direstorasi habis-habisan. Tapi jangan salah, mobil retro ini ternyata lahir dari China dan menggunakan teknologi dari BYD.
Namanya Dolphin SS, salah satu mobil paling unik buatan FullGood Motors.
Menariknya lagi, mobil bergaya Corvette C1 ini bukan sekadar proyek modifikasi biasa. Di balik bodinya yang penuh nuansa Amerika era 1950-an, tersimpan basis kendaraan dari BYD.
Kombinasi mobil klasik Amerika dan teknologi China ini pun sukses bikin FullGood Motors jadi salah satu produsen kendaraan paling nyentrik. Bahkan, mereka berencana membawa beberapa mobil uniknya ke LA Auto Show pada November 2026.
Dulu Songsan Motors, Kini Jadi FullGood Motors
Nama FullGood Motors mungkin masih terdengar asing buat Blackpals. Sebelumnya, perusahaan asal China ini dikenal dengan nama Songsan Motors.

Perjalanan mereka sendiri cukup menarik. FullGood awalnya berawal dari sebuah komunitas motor sekitar tiga dekade lalu.
Namun, alih-alih kemudian membangun mobil listrik dengan desain modern seperti kebanyakan merek China, perusahaan ini justru mengambil jalan berbeda.
Mereka melihat mobil klasik sebagai inspirasi.
Konsepnya cukup unik, yakni mengambil platform dan teknologi kendaraan modern dari China, lalu membungkusnya dengan bodi yang terinspirasi mobil-mobil ikonik masa lalu. Salah satu hasil paling menarik tentu saja Dolphin SS.
Mobil ini pertama kali muncul pada September 2020 dan langsung mencuri perhatian karena desainnya sangat mirip dengan Chevrolet Corvette generasi pertama atau Corvette C1.
Bentuk kap panjang, fender membulat, lampu bulat, sampai proporsi roadster klasiknya membuat Dolphin SS benar-benar membawa aura mobil Amerika era 1950-an.
Namun, jangan tertipu tampangnya. Jantung teknologi mobil ini berasal dari basis BYD.
Corvette Klasik Rasa Teknologi BYD

Inilah yang membuat Dolphin SS terasa begitu menarik.
Di saat banyak produsen mobil China berlomba membuat mobil listrik dengan desain futuristis, layar superbesar, dan bentuk bodi serba tajam, FullGood Motors malah membawa nostalgia ke masa lalu.
Dolphin SS pada dasarnya memadukan dua dunia yang sangat berbeda. Bagian luar dibuat seperti mobil klasik Amerika, sementara teknologi di balik bodinya menggunakan fondasi kendaraan modern dari BYD.
Versi awal Dolphin SS sebelumnya dikenal sebagai proyek yang mengambil basis BYD dan dibalut desain Corvette C1.
Meski sudah diperkenalkan sejak 2020, FullGood disebut belum memulai pengiriman unit ke konsumen. Menariknya, mobil tersebut dikabarkan sudah habis terjual.
Artinya, ada juga pasar yang ternyata ingin punya mobil dengan tampilan klasik tanpa harus berurusan dengan teknologi mobil tua. Bukan Cuma Punya "Corvette" China

Dolphin SS bukan satu-satunya mobil nyeleneh dari FullGood Motors.
Perusahaan ini juga punya model bernama Summer, sebuah bus besar yang desainnya jelas mengambil inspirasi dari Volkswagen T1 klasik. Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 2020 dan kini disebut semakin dekat menuju tahap pengujian.

Eksteriornya benar-benar retro, apalagi saat menggunakan warna kuning cerah. Namun, begitu masuk ke kabin, suasananya langsung berubah.
Interior Summer justru mengusung konsep modern dengan tiga baris kursi. Yang lebih unik, seluruh kursinya dipasang di atas rel dan dapat diputar hingga 360 derajat.
Belum cukup sampai di situ, FullGood membuat Summer memiliki tiga pintu di masing-masing sisi.

Artinya, setiap baris penumpang punya akses pintu sendiri. Desain seperti ini jelas membuat Summer terasa jauh lebih unik dibanding sekadar mobil retro biasa.
Ada Hot Rod Retro dengan Interior Mobil Listrik Modern
Koleksi FullGood Motors juga semakin aneh dengan kehadiran sebuah Hot Rod berwarna hitam.
Mobil ini tampil ekstrem dengan bumper krom berukuran besar, grille klasik, knalpot palsu berlapis krom, hingga ban bergaya white-wall.
Dari luar, tampilannya benar-benar seperti mobil Hot Rod lawas yang keluar dari Amerika.

Namun lagi-lagi, kejutan ada di bagian kabin.
Interior mobil tersebut justru jauh lebih modern dan disebut memiliki nuansa seperti mobil listrik entry-level asal China. Jadi, FullGood benar-benar konsisten dengan formula mereka, yakni tampang lawas di luar tetapi teknologi modern di dalam.
Mereka bahkan sudah membuat versi empat pintu dari mobil bergaya Corvette tersebut. Model ini menggunakan arsitektur dan sistem penggerak yang berbeda dari Dolphin SS sebelumnya.
Mobil China Rasa Amerika Ini Mau Dibawa ke LA
Hal yang mungkin paling menarik justru rencana FullGood Motors berikutnya.
Perusahaan ini berencana membawa beberapa mobil uniknya ke LA Auto Show pada November 2026. Jadi, mobil yang mengambil inspirasi kuat dari ikon otomotif Amerika itu justru akan dipamerkan langsung di Amerika Serikat.

Meski begitu, FullGood disebut tidak memiliki rencana menjual mobil-mobil tersebut secara resmi kepada konsumen Amerika.
Kehadiran mereka di LA Auto Show lebih menjadi kesempatan untuk memperlihatkan langsung bagaimana perusahaan China ini menggabungkan desain retro dengan basis kendaraan modern.
Dolphin SS sendiri jelas jadi salah satu yang paling bikin penasaran. Bayangkan saja, sebuah mobil dengan wajah yang mengingatkan kita pada Corvette klasik, tetapi fondasi teknologinya justru berasal dari BYD.
Di tengah tren mobil baru yang makin futuristis dan seragam, FullGood Motors memilih cara yang berbeda. Mereka menjual nostalgia, tapi tidak sepenuhnya terjebak di masa lalu.
Kalau mobil seperti ini masuk Indonesia, Blackpals pilih tampilan Corvette klasik dengan teknologi modern seperti Dolphin SS, atau tetap pilih mobil klasik asli dengan mesin jadulnya?
[ziz/timbx/carscoops].