

AUG 10, 2026@16:30 WIB | 36 Views

Blackpals, Honda ternyata mulai mengubah cara mainnya.
Pabrikan asal Jepang yang selama ini dikenal cukup mandiri dalam mengembangkan teknologi dan platform mobil, kini dikabarkan menggandeng perusahaan asal India untuk mengembangkan platform kendaraan generasi berikutnya.
Yang menarik, perusahaan India tersebut bukan sekadar pemasok komponen. Honda kabarnya mempercayakan pengembangan platform mobil baru secara end-to-end kepada Tata Technologies.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi Honda untuk memangkas biaya sekaligus mempercepat pengembangan mobil baru di tengah persaingan industri otomotif yang makin ketat.
Honda Serahkan Pengembangan Platform ke Perusahaan India
Menurut laporan yang pertama kali diberitakan Bloomberg melansir dari Carscoops.com, Honda dilaporkan menunjuk Tata Technologies untuk mengembangkan arsitektur kendaraan baru.
Buat yang masih bingung, Tata Technologies ini bukan Tata Motors yang memproduksi mobil seperti Tata Nexon, Punch atau Harrier.

Keduanya memang sama-sama berada di bawah Tata Group, tetapi Tata Technologies merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa engineering dan teknologi digital untuk industri otomotif, kedirgantaraan hingga manufaktur.
Jadi, kerja samanya bukan sekadar Honda mengambil mobil Tata kemudian mengganti logo. Tata Technologies justru disebut bakal membantu Honda mengembangkan sebuah platform kendaraan dari awal sampai akhir.
Satu Platform Bisa Dipakai untuk Mobil Bensin, Hybrid dan Listrik
Bagian yang cukup menarik adalah fleksibilitas platform yang sedang dikembangkan tersebut.
Menurut laporan tersebut, arsitektur baru Honda ini nantinya diproyeksikan dapat digunakan untuk beberapa model sekaligus dan mendukung berbagai jenis sistem penggerak, mulai dari mesin bensin atau combustion engine, hybrid, hingga mobil listrik berbasis baterai atau BEV.
Artinya, Honda berpotensi punya satu basis kendaraan yang bisa dikembangkan menjadi beberapa model dengan karakter dan sistem penggerak berbeda.

Strategi seperti ini sebenarnya cukup masuk akal di tengah industri otomotif sekarang. Daripada setiap model harus dikembangkan dari nol, satu platform bisa menjadi fondasi untuk beberapa mobil sekaligus.
Hasil akhirnya diharapkan bisa membuat proses pengembangan lebih cepat dan biaya produksinya lebih efisien.
Honda Lagi Cari Cara Buat Pangkas Biaya
Kenapa Honda sampai harus menggandeng perusahaan eksternal untuk urusan platform?
Jawabannya cukup jelas, biaya pengembangan mobil sekarang makin mahal.
Honda mencatat kerugian bersih sebesar ¥423,9 miliar atau sekitar US$2,8 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026. Kondisi tersebut terjadi di tengah evaluasi ulang strategi bisnis kendaraan listrik Honda.
Honda kemudian memperkenalkan target bernama “Triple Half” yang salah satu tujuannya adalah memangkas biaya, waktu pengembangan dan beban kerja pengembangan kendaraan hingga separuh dibandingkan level 2025.
Nah, menggandeng perusahaan engineering dari India bisa menjadi salah satu cara Honda mencapai target tersebut.
India sendiri dikenal punya basis tenaga engineering yang besar dengan biaya pengembangan yang relatif kompetitif. Jadi, secara bisnis langkah ini cukup masuk akal.
Bukan Cuma Soal Mobil Murah
Meski alasan utamanya adalah efisiensi, bukan berarti Honda bakal langsung membuat mobil murah.

Platform kendaraan merupakan salah satu bagian paling penting dalam pengembangan sebuah mobil. Dari sini ditentukan banyak hal, mulai dari dimensi dasar kendaraan, struktur bodi, layout komponen, sistem produksi dan berbagai aspek teknis lainnya.
Makanya, ketika Honda sampai mempercayakan pengembangan platform kepada perusahaan eksternal, ini bisa dibilang merupakan perubahan strategi yang cukup besar.
Selama ini Honda dikenal lebih suka mengembangkan platform kendaraannya sendiri. Jika laporan ini benar, maka penggunaan Tata Technologies untuk proyek platform baru tersebut menunjukkan Honda mulai lebih terbuka terhadap kolaborasi eksternal.
Bakal Jadi Mobil Apa?
Nah, ini yang masih menjadi misteri.
Sampai sekarang belum ada informasi resmi mengenai model Honda apa yang akan menggunakan platform baru tersebut, kapan mobil pertamanya meluncur, maupun apakah platform ini khusus untuk pasar India atau bakal digunakan di negara lain.
Honda sendiri tidak memberikan detail mengenai kerja sama spesifik tersebut. Perusahaan hanya menyampaikan bahwa mereka memang selalu mempertimbangkan kerja sama dengan pihak eksternal untuk meningkatkan daya saing.

Tata Technologies juga belum memberikan komentar mengenai laporan tersebut.
Kalau nantinya platform ini memang digunakan untuk beberapa model, bukan tidak mungkin Honda bisa lebih cepat meluncurkan produk baru dengan biaya pengembangan yang lebih rendah.
India Jadi Pasar Penting Buat Honda
Langkah Honda menggandeng perusahaan India juga tidak lepas dari kondisi bisnis Honda di negara tersebut.
Pangsa pasar Honda di India disebut sudah turun menjadi di bawah 2 persen, padahal sekitar satu dekade lalu porsinya hampir 7 persen lebih tinggi.
Karena itu, India bisa menjadi salah satu pasar yang penting bagi Honda untuk melakukan pembenahan produk dan strategi bisnisnya.
Apalagi Honda juga sedang menyiapkan sejumlah kendaraan baru di India, termasuk Honda 0 α, SUV listrik yang menjadi bagian dari strategi elektrifikasi Honda.
Dengan platform baru yang bisa mendukung mesin konvensional, hybrid dan listrik, Honda punya peluang untuk membuat lini produk yang lebih fleksibel tanpa harus mengembangkan basis kendaraan berbeda untuk setiap jenis teknologi.
Honda Mulai Ubah Strategi, Bukan Sekadar Bikin Mobil
Kalau dilihat lebih jauh, kerja sama Honda dan Tata Technologies ini sebenarnya bukan sekadar berita soal perusahaan Jepang yang bekerja sama dengan perusahaan India.

Ini bisa menjadi tanda bahwa Honda mulai mengubah cara mengembangkan mobil.
Di tengah tekanan dari produsen China, perkembangan mobil listrik yang sangat cepat dan biaya riset yang semakin besar, pabrikan otomotif tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengembangan teknologi secara internal.
Honda pun tampaknya mulai mengambil pendekatan yang lebih pragmatis kalau ada pihak lain yang bisa membantu mengembangkan mobil dengan lebih cepat dan biaya lebih rendah, kenapa tidak dimanfaatkan?
Belum diketahui mobil apa yang akan lahir dari platform ini. Namun kalau proyek tersebut benar-benar berjalan sesuai rencana, platform baru hasil kolaborasi Honda dan Tata Technologies bisa menjadi salah satu fondasi penting untuk generasi mobil Honda berikutnya.
Dan yang paling menarik, platform tersebut bukan cuma disiapkan untuk mobil listrik, tetapi juga mesin bensin dan hybrid.
[ziz/timBX/berbagaisumber].