

JUL 16, 2026@10:30 WIB | 277 Views

Pasar SUV atau crossover listrik dengan harga terjangkau kembali mendapat pemain baru. Yap, Volkswagen atau VW akhirnya menghadirkan ID.Cross sebagai jagoan di segmen ini dan menawarkan berbagai fitur mendekati mobil kelas premium.
Melansir Carscoops, Rabu (15/7/2026), mobil ini mengambil basis dari mobil konsep dengan nama sama yang sempat muncul tahun lalu. Rencananya, SUV listrik berkapasitas 5 penumpang ini akan mulai dipasarkan di Eropa pada musim gugur tahun ini.
Secara positioning, ID.Cross merupakan versi SUV dari ID.Polo yang sudah hadir sebelumnya. Dimensi mobil ini tergolong compact dan menyasar segmen harga terjangkau. Panjang mobil ini di 4.150 mm dengan jarak wheelbase 2.601 mm.

Meski dimensinya terbilang mungil, VW mengklaim bahwa keahlian tata ruang atau smart packaging mereka membuat ID.Cross memiliki ruang penumpang dan bagasi yang lebih luas dibanding para kompetitornya.
Kapasitas bagasi belakangnya mencapai 475 liter, ditambah dengan bagasi depan sebesar 25 liter yang sangat praktis untuk menyimpan kabel pengisian daya. Kapasitas ini bahkan mengalahkan luas bagasi beberapa rival sekelas seperti Kia EV2, Renault 4, dan SUV bermesin bensin VW sendiri, yakni VW T-Roc.
Untuk bagian interior, mobil ini punya pendekatan yang sedikit berbeda karena terlihat lebih futuristik dan berkarakter. Dasbor ID. Cross dilapisi bahan kain premium, dan yang paling penting, VW mengembalikan tombol fisik asli yang dapat diklik pada setir serta di bawah layar head unit berukuran 12,9 inci.

Lalu ada beberapa fitur mewah yang juga disematkan di mobil ini. Mulai dari jok depan elektrik yang punya fitur massage. Lalu ada lampu full LED model Matrix, panoramic glass roof, sistem ADAS, hingga audio premium Harman Kardon sebanyak 10 speaker.
Lalu untuk drivetrain, mobil ini mengusung satu motor listrik dan baterai berpenggerak roda depan. Ada dua pilihan baterai yaitu berkapasitas 37 dan 52 kWh. Untuk versi 37 kWh punya opsi motor listrik bertenaga antara 114 dan 136 HP. Serta untuk versi 52 kWh mengusung motor listrik bertenaga 208 HP.

Untuk klaim jarak tempuh, versi 37 kWh punya klaim di 316 Km, sedangkan versi 52 kWh punya klaim jarak tempuh 436 Km. Serta mobil ini sudah mendukung fast charging 105 kW untuk varian 52 kWh yang bisa mengisi 10 hingga 80 persen dalam 24 menit. Serta ada Vehicle-to-Load alias V2L untuk mengisi daya perangkat lainnya.
Sejauh ini, VW belum mengumumkan harga resmi dari mobil ini. Namun diprediksi, mobil ini akan dibandrol dengan nominal sekitar 28.000 Euro atau sekitar Rp 486 jutaan di pasar Eropa. [edo/timBX]