

APR 22, 2026@12:21 WIB | 82 Views

Volkswagen (VW) mulai unjuk gigi dalam persaingan mobil listrik dunia, tidak tanggung-tanggung, mereka meluncurkan dua senjata elektrik terbaru, ID. Aura T6 dan ID. Unyx 09 di pasar China.
Peluncuran ini menjadi sangat istimewa karena kedua EV adalah produk pertama hasil kolaborasi strategis antara VW dengan pabrikan EV China, Xpeng.
Xpeng memegang peranan penting untuk VW karena arsitektur elektroniknya CEA (China Electrical Architecture) menjadi basis utama ID. Aura T6 dan ID. Unyx 09.
Berkat arsitektur tersebut, kedua EV memiliki keunggulan mampu mengurangi jumlah unit kontrol elektronik (ECU) hingga 30 persen.
Itu membuat mobil tidak hanya menjadi lebih efisien secara sistem, tetapi juga memungkinkan integrasi AI yang lebih mendalam dan kemampuan asisten mengemudi lebih canggih. Ini akan menjadi jawaban bagi tuntutan konsumen China yang sangat tech-savvy.

VW ID. Aura T6
Ini adalah crossover mid-size yang mengusung desain yang futuristik dan aerodinamis. Ciri khas utamanya adalah penggunaan sensor LiDAR dari Carizon.
Aura T6 memiliki overhang pendek, garis atap yang sedikit melengkung, dan gagang pintu semi-tersembunyi.

Bagian depannya mengadopsi lampu depan terpisah dengan strip lampu siang hari yang menyerupai ID.3 Neo yang baru saja diperkenalkan.
Penambahan LiDAR ini memastikan ID. Aura T6 memiliki kemampuan navigasi otonom yang lebih presisi dibandingkan seri ID sebelumnya.

VW ID. Unyx 09
Berbeda dengan ID. Aura T6 yang menyasar segmen keluarga, ID. Unyx 09 adalah jawaban VW untuk segmen sedan mewah.
Diproduksi oleh VW Anhui, sedan premium ini menonjol dengan dimensi ukuran panjang lebih dari 5 meter.
Salah satu fitur kunci yang menjadi sorotan pada ID. Unyx 09 adalah Face ID Sensor yang tersembunyi di pilar B untuk akses kendaraan yang lebih personal dan aman.

Mobil juga telah tersematkan sistem asisten mengemudi Level 2 yang meungkinkan memandu mobil secara otomatis di jalan perkotaan.
Harus diakui langkah VW dalam menggandeng teknologi lokal seperti Xpeng dan Horizon Robotics sangat cerdas. Ini merupakan strategi defensif sekaligus ofensif yang sangat krusial.
VW sudah menyadari bahwa kunci kemenangan di China bukan lagi sekadar kualitas mekanis dan kejayaan masa lalu merek, melainkan ada pada kecanggihan perangkat lunak. [wic/timBX]