MENU
icon label
image label
blacklogo

Waspada BBM Bocor, Subaru Tarik 70.000 Unit SUV Hybrid Terbaru

MAR 03, 2026@14:55 WIB | 91 Views

Subaru resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) massal terhadap lebih dari 70.000 unit kendaraan hibrida terbarunya pada awal Maret 2026.

Langkah darurat ini diambil setelah ditemukannya adanya potensi kebocoran bahan bakar pada area tutup tangki. Pasalnya, hal ini sangat berisiko besar dapat memicu kebakaran.

Berdasarkan dokumen yang dirilis oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), penarikan ini melibatkan dua model utama.

Model-model Itu adalah Subaru Forester Hybrid (tahun 2025) dan Subaru Crosstrek Hybrid (tahun 2026).

Masalah ini berpusat pada komponen gasket (segel) pada tutup tangki bahan bakar (fuel filler cap) yang tidak rapat sempurna. 

Dalam kondisi tangki bensin penuh dan langsung terpapar pada panasnya suhu lingkungan secara signifikan, maka tekanan dalam tangki akan meningkat.

Hal ini menyebabkan bensin memuai, naik ke saluran pengisian, dan merembes keluar melewati segel tutup tangki yang cacat produksi tersebut.

Dari temuan itu, Subaru mengeluarkan instruksi khusus yang cukup unik namun krusial bagi para pemilik unit terdampak guna meminimalisir risiko kebakaran sebelum perbaikan dilakukan.

Instruksi pertama adalah konsumen harus membatasi Pengisian BBM. Subaru melarang pengisian bensin lebih dari 50% (setengah tangki).

Kedua, adalah melarang pemilik Subaru untuk memarkirkan kendaraanya (yang terdampak recall) di Luar Ruangan. Pemilik disarankan untuk diparkir di area terbuka, jauh dari bangunan atau struktur rumah.

Instruksi lainnya adalah untuk mewaspadai bau bensin yang sangat menyengat yang berasal di sekitar area belakang mobil.

Hingga saat ini, Subaru melaporkan telah menerima sedikitnya 33 laporan teknis mengenai kebocoran ini di pasar Amerika Utara, meski belum ada laporan korban luka maupun insiden kebakaran yang terjadi.

Kabar baik bagi pemilik Subaru di tanah air. Motor Image Group, distributor resmi Subaru untuk wilayah Asia Tenggara (termasuk Indonesia), mengonfirmasi bahwa unit yang dipasarkan di wilayah ini tidak terdampak oleh recall tersebut.

Hal ini dikarenakan sistem bahan bakar pada kendaraan spesifikasi Amerika Utara (US-Spec) menggunakan desain khusus yang berbeda untuk memenuhi regulasi lingkungan lokal. 

Pemilik Subaru di Indonesia dapat terus menggunakan dan mengisi bahan bakar kendaraan mereka dengan aman tanpa perlu mengikuti protokol darurat di atas.

Bagi unit yang terdampak secara global, Subaru akan mengganti komponen fuel filler cap gasket dengan versi terbaru yang dilengkapi O-ring tambahan untuk memperkuat segel secara cuma-cuma (gratis). 

Proses pemanggilan resmi kepada pemilik kendaraan dijadwalkan mulai berjalan pada akhir Maret 2026. [wic/timBX]

Tags :

#
subaru,
#
recall,
#
forester hybrid 2025,
#
subaru forester recall,
#
crosstrek hybrid 2026,
#
subaru crosstrek hybrid,
#
subaru recall