

AUG 04, 2026@18:00 WIB | 254 Views
Perkenalkan teknologi terbarunya Dual Mode, BYD mengklaim punya teknologi PHEV yang sanggup menciptakan efisiensi terbaik di kelasnya. PT BYD Motor Indonesia memperkenalkan program "Own with Confidence" pada rangkaian GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, memperkuat ekosistem layanan purna jual bagi pemilik kendaraan berteknologi Dual Mode (DM).

Berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun, BYD mengklaim biaya perawatan mobil DM andalannya, M6 DM, bisa lebih hemat hingga sekitar 30% dibandingkan kendaraan konvensional di segmen yang sama. Program ini digulirkan melalui sesi BYD Technology Talks, yang menyasar tiga aspek utama: efisiensi teknologi DM, perluasan jaringan bengkel dan dealer, serta perlindungan garansi jangka panjang.
"Inovasi bagi kami tidak hanya berarti menghadirkan teknologi yang semakin canggih, tetapi juga memastikan setiap pelanggan didukung oleh layanan yang andal, ekosistem yang terintegrasi, serta jaringan yang terus berkembang," kata Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia.
Interval Servis Lebih Panjang
Menurut BYD, cukup sekali setahun untuk service. Efek yang nyata efisiensi biaya perawatan itu bersumber dari filosofi "electric-first" pada teknologi DM. Dalam pemakaian harian, motor listrik menjadi tenaga penggerak utama sehingga kendaraan bisa berjalan dalam mode listrik hingga sekitar 80% pada skenario berkendara di perkotaan, sementara mesin bensin hanya menyala saat dibutuhkan. Karena beban kerja mesin bensin berkurang, perawatan berkala pun jadi lebih jarang. Setelah servis pertama, mobil BYD DM cukup masuk bengkel satu kali dalam setahun.

”Mengikuti mana yang lebih dulu tercapai antara jarak tempuh 20.000 km berdasarkan odometer, atau 10.000 km dalam mode hybrid."
Tiga komponen teknologi yang menopang efisiensi ini adalah:
- Mesin hybrid 1.5L generasi terbaru dengan efisiensi termal hingga 46,06%, ditopang Advanced Intelligent Split Cooling Technology untuk menjaga suhu kerja mesin secara presisi. - Electric Hybrid System (EHS), yang menyatukan motor listrik, sistem kontrol elektronik, dan transmisi dalam satu unit ringkas untuk penyaluran tenaga yang lebih efisien dan perpindahan mode berkendara yang halus.
- Blade Battery, sebagai fondasi penyimpanan energi kendaraan.
- Garansi battery hingga 8 Tahun dan Roadside Assistance 24 Jam Di luar efisiensi mesin, BYD juga membenahi sisi perlindungan dan layanan darurat. Kendaraan BYD mendapat garansi hingga 6 tahun atau 150.000 kilometer, sementara motor penggerak dan baterai tegangan tinggi digaransi hingga 8 tahun atau 160.000 kilometer.
Pelanggan juga bisa memperbarui perangkat lunak kendaraan lewat fitur Over-the-Air (OTA) Updates tanpa perlu datang ke dealer. Untuk situasi darurat di jalan, BYD menyediakan Call Center bebas pulsa di nomor 0800 1686868 serta layanan Roadside Assistance 24 jam yang berlaku hingga enam tahun atau 150.000 km, dengan jangkauan hingga 50 km menuju dealer BYD terdekat.

"Bagi BYD, layanan purna jual bukan sekadar memberikan solusi ketika pelanggan menghadapi kendala. Yang lebih penting adalah memastikan pelanggan selalu merasa didukung di setiap tahap kepemilikan kendaraan," ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Jaringan Dealer Tembus 100 Titik
Untuk mendukung layanan tersebut, BYD terus memperluas jaringan dealernya yang kini telah tersebar di lebih dari 100 lokasi di berbagai wilayah Indonesia, mencakup kota utama maupun kota penyangga. Jaringan ini didukung teknisi bersertifikat, fasilitas bengkel berstandar global, serta ketersediaan suku cadang asli (genuine spare parts).
Standar layanan ini, menurut BYD, berlaku sama baik bagi pengguna kendaraan listrik murni (EV) maupun kendaraan Dual Mode (DM), sebagai bagian dari strategi perusahaan membangun kepercayaan konsumen Indonesia terhadap kendaraan energi baru dalam jangka panjang.[Ahs/timBX]