MENU
icon label
image label
blacklogo

Review Deep Water, Awal Menegangkan!

AUG 01, 2026@21:00 WIB | 69 Views

Tetapi Akhirnya pun terlihat menurun ketegangannya

Renny Harlin kembali menggarap film survival dengan premis yang sebenarnya menjanjikan. Deep Water sendiri memadukan unsur disaster movie dan thriller hiu dalam satu paket. Dengan deretan aktor yang sangat terkenal serta skala produksi yang terlihat besar, film ini sempat kasih harapan bakalan jadi tontonan survival yang menegangkan. Sayangnya, kekuatan itu justru tenggelam apa adanya seperti kecelakaan pesawat tersebut.

Deep Water mengikuti penerbangan komersial yang berubah menjadi mimpi buruk setelah insiden di dalam kabin memaksa pesawat melakukan pendaratan darurat di tengah lautan. Segelintir penumpang dan kru berhasil selamat, tetapi perjuangan mereka baru dimulai. Terjebak di reruntuhan pesawat yang perlahan tenggelam dan dikelilingi hiu lapar, mereka harus mencari cara untuk bertahan hidup sebelum bantuan datang.

Bagian Awal sangat menjanjikan

Bagian awal menjadi kekuatan terbesar film ini. Kepanikan di dalam kabin, usaha kru mengendalikan situasi, hingga momen pesawat menghantam permukaan laut berhasil membangun tensi yang membuat penonton ikut tegang. Sayangnya, begitu para penyintas berhasil keluar dari reruntuhan pesawat, ritme film seperti ikutan juga tenggelam bahkan menabrak karang di laut. 

Alih-alih menyajikan drama bertahan hidup yang penuh strategi dan tekanan psikologis, naskah lebih sering mengandalkan keputusan-keputusan gegabah dari para karakternya. Banyak momen yang seharusnya bisa menjadi konflik menarik justru berubah menjadi parade kesalahan sendiri.

Bukannya saling menyusun rencana atau saling mencurigai demi bertahan hidup, para penyintas justru berkali-kali mengambil keputusan yang membuat situasi-nya semakin absurd dan juga terlihat aneh sekali. Belum lagi, penyelesaian masalah yang sebenarnya bisa selesai begitu saja. Namun, apa daya Renny Harlin sepertinya suka mempertontonkan pasrahnya para peyintas demi memuaskan emosi penonton akan setiap keputusan mereka yang sepertinya bisa jadi bahan celaan saat nonton. 

Premisnya Bagus Tapi Sayang Pertahankan Momentumnya salah 

Padahal, premis dari film ini memang punya ruang sangat besar untuk bermain lebih tinggi lagi. Bagaimana eksplorasi dari setiap sifat penumpang sampai bagaimana mereka selamat. Terus kepanikan mereka itupun bisa jadi sebuah bahan bakar selain ikan hiu yang mencari mangsa.

Sayangnya, semua potensi itu hanya tersentuh sekilas sebelum akhirnya jalan pintas mereka memilih Ikan Hiu muncul sebagai musuh utama. Jadinya akan terlihat seperti film yang butuh hiburan dan kelucuan untuk semua orang. Menghibur dan bikin gregetan buat kalian yang mau nonton. 

Pada akhirnya, Deep Water terasa seperti film yang sudah cukup saat pesawat mendarat darurat di air dan hancur. Setelah itu, semuanya berubah seperti mencari siapa yang salah. Bahkan film ini punya potensi lebih menakutkan seperti apa sih bertahan hidup di lautan luas. Inilah yang sepatutnya jadi senjata utama dari film ini. Tapi, rasanya ini lebih menghibur dan juga bikin gregetan pas nonton. [Adi/TimBX]

Tags :

#
deep water,
#
aaron eckhart