

FEB 25, 2026@14:00 WIB | 343 Views

Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD punya 1 teknologi pengisian daya canggih dengan daya hingga 1.360 kW yaitu Megawatt Flash Charging Pile. Teknologi yang juga disebut sebagai “Flash Charger” ini sudah mulai didistribusikan ke berbagai SPKLU yang ada di Tiongkok.
Seperti yang dilansir CarNewsChina, Selasa (24/2/2026), disebutkan teknologi ini hadir untuk memangkas waktu pengisian daya mobil listrik. Bahkan BYD mengklaim teknologi ini bisa membuat mengisi daya EV bisa setara dengan mengisi BBM di mobil konvensional atau ICE.
Sistem pengisian daya canggih dari BYD ini mengusung spesifikasi yang mengesankan dengan tiga indikator utama "seribu". Mulai dari penggunaan tegangan 1.000 volt, arus 1.000 ampere, serta daya hingga 1.000 kW dengan peak output mencapai 1.360 kW.
Dengan spesifikasi tersebut membuat SPKLU dengan teknologi ini bisa memberikan kecepatan pengisian "1 detik untuk 2 kilometer". Artinya secara teori, mobil listrik yang kompatibel dapat menambah jarak tempuh sekitar 400 km hanya dalam waktu lima menit saja.

Berbeda dengan SPKLU fast charging pada umumnya, teknologi pengisian daya dari BYD ini punya bentuk menyerupai huruf "T" dengan warna biru yang mencolok. Salah satu inovasi ergonomisnya adalah penggunaan kabel ganda yang digantung baik di sisi kiri dan kanan.
Penggunaan sistem gantung kontrol ini untuk menetralkan bobot kabel yang berat, sehingga memudahkan pengguna saat menarik kabel ke port pengisian mobil tanpa harus menyeretnya di tanah. Untuk menangani panas ekstrem saat pengisian fast charging, baik kabel maupun terminal pengisian sudah menggunakan teknologi pendingin cairan.
BYD juga menyematkan fitur peak shaving and valley filling. Fitur ini nantinya dilengkapi dengan penyimpanan energi yang memungkinkan stasiun mengisi daya cadangan dari jaringan listrik saat jam sepi dan melepaskannya saat beban puncak pengisian. Ini bertujuan untuk stabilitas listrik yang bisa dijaga meski menyalurkan daya yang besar.
Hadirnya SPKLU dengan teknologi fast charging 1.360 kW ini menjadi bukti kuat BYD untuk membuat ekosistem EV yang lebih kuat. Terlebih beberapa brand besar seperti Tesla dan Nio sudah lebih dulu punya teknologi serupa di Tiongkok. [edo/timBX]