

AUG 05, 2026@13:00 WIB | 126 Views

Kalau mendengar kata mobil listrik, kebanyakan orang pasti langsung teringat Tesla, BYD, Hyundai, atau Wuling, GWM, Chery dan masih banyak lainnya. Padahal, kendaraan listrik ternyata sudah ada jauh sebelum mobil bermesin bensin mendominasi jalanan.
Bahkan, mobil listrik pertama di dunia sudah mulai dikembangkan sejak abad ke-19. Menariknya lagi, pada awal tahun 1900-an jumlah mobil listrik di Amerika Serikat sempat lebih banyak dibanding mobil bensin.
Lalu, siapa sebenarnya pencetus mobil listrik pertama di dunia? Seperti apa bentuknya? Dan bagaimana spesifikasinya? Simak ulasan lengkap berikut.
Awal Mula Mobil Listrik, Berawal dari Penemuan Motor Listrik
Sejarah mobil listrik sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi motor listrik dan baterai.
Pada tahun 1828, seorang ilmuwan asal Hungaria bernama Ányos Jedlik berhasil membuat motor listrik sederhana dan memasangnya pada sebuah kendaraan mini.


Beberapa tahun kemudian, ilmuwan asal Skotlandia Robert Anderson menciptakan kendaraan listrik sederhana sekitar tahun 1832–1839.
Kendaraan ini sering disebut sebagai salah satu mobil listrik pertama di dunia meski masih menggunakan baterai sekali pakai (non-rechargeable), sehingga belum layak digunakan secara massal.


Karena itulah, banyak sejarawan otomotif menganggap kendaraan Anderson sebagai cikal bakal mobil listrik modern.
Mobil Listrik Pertama yang Dijual ke Publik
Kalau berbicara mengenai mobil listrik pertama yang benar-benar diproduksi dan dijual secara komersial, jawabannya adalah Flocken Elektrowagen.

Mobil ini dibuat oleh Andreas Flocken, seorang pengusaha asal Jerman, pada tahun 1888.
Inilah mobil listrik pertama yang diproduksi sebagai kendaraan penumpang dan dianggap sebagai nenek moyang mobil listrik modern.

Saat itu, dunia bahkan belum mengenal Tesla, BYD, Nissan Leaf, maupun Wuling Air ev.
Desainnya Masih Mirip Kereta Kuda
Kalau melihat Flocken Elektrowagen sekarang, mungkin banyak orang akan mengira kendaraan ini adalah kereta kuda.

Hal itu memang wajar karena desain mobil pada akhir abad ke-19 masih mengadopsi bentuk kereta tanpa kuda.
Bodinya menggunakan rangka kayu dengan roda berjari-jari besar. Pengemudi duduk di bagian depan tanpa atap maupun kaca depan.
Meski terlihat sederhana, kendaraan ini menjadi lompatan teknologi yang luar biasa pada zamannya karena mampu bergerak tanpa bantuan tenaga hewan.
Spesifikasi Flocken Elektrowagen
Jika dibandingkan mobil listrik saat ini, spesifikasinya memang sangat sederhana. Namun pada tahun 1888, teknologi tersebut tergolong revolusioner.

Berikut Spesifikasi Flocken Elektrowagen
Meski kecepatannya hanya sekitar 15 km/jam, angka tersebut sudah cukup tinggi pada zamannya karena kondisi jalan masih didominasi tanah dan batu.
Mobil Listrik Sempat Lebih Populer dari Mobil Bensin
Fakta yang mungkin belum banyak diketahui, mobil listrik justru pernah menguasai pasar otomotif.
Pada akhir tahun 1890-an hingga awal 1900-an, kendaraan listrik menjadi pilihan masyarakat Amerika Serikat.
Alasannya cukup sederhana. Mobil bensin saat itu masih harus dinyalakan menggunakan engkol (hand crank), yang berat dan berbahaya jika terjadi kickback.

Selain itu, mesin bensin juga berisik, menghasilkan asap, dan sering mengalami kerusakan. Sebaliknya, mobil listrik lebih mudah dikendarai.
Keunggulan mobil listrik saat itu antara lain:
Karena alasan tersebut, mobil listrik menjadi favorit masyarakat kota, bahkan banyak digunakan oleh kalangan perempuan karena dinilai lebih praktis.
Kenapa Mobil Listrik Sempat Menghilang?
Meski sempat populer, kejayaan mobil listrik tidak berlangsung lama.
Ada beberapa penyebab utama.
1. Penemuan Starter Elektrik
Pada tahun 1912, Cadillac memperkenalkan electric starter. Teknologi ini membuat mobil bensin tidak lagi membutuhkan engkol untuk menyalakan mesin. Mobil bensin menjadi jauh lebih praktis.
2. Harga Bensin Murah
Penemuan ladang minyak dalam jumlah besar membuat harga bahan bakar menjadi sangat murah. Akibatnya biaya operasional mobil bensin semakin rendah.
3. Produksi Massal Ford Model T
Ford mulai memproduksi Model T secara massal menggunakan sistem assembly line. Harga mobil bensin turun drastis sehingga jauh lebih murah dibanding mobil listrik.
4. Jarak Tempuh Terbatas
Teknologi baterai saat itu masih sangat sederhana. Mobil listrik hanya mampu menempuh jarak pendek dan membutuhkan waktu lama untuk mengisi ulang baterai.
Baru Bangkit Lagi Setelah Lebih dari 100 Tahun

Setelah lama tenggelam, mobil listrik mulai kembali dilirik pada akhir 1990-an. Namun titik balik terbesar terjadi ketika Tesla Roadster meluncur pada tahun 2008.
Mobil sport listrik tersebut membuktikan bahwa kendaraan listrik tidak lagi identik dengan performa lambat atau jarak tempuh pendek.
Sejak saat itu, hampir semua produsen otomotif dunia mulai berlomba mengembangkan mobil listrik.
Kini pasar EV diisi oleh berbagai merek seperti Tesla, BYD, Hyundai, Kia, BMW, Mercedes-Benz, Volvo, Wuling, MG, Toyota, Honda, Nissan, hingga VinFast.

Ternyata Mobil Listrik Sudah Lebih Tua dari yang Dibayangkan Loh!
Banyak orang mengira Tesla adalah pencetus mobil listrik. Faktanya, sejarah mobil listrik sudah dimulai hampir dua abad lalu.
Jika berbicara soal kendaraan listrik pertama, nama Robert Anderson menjadi salah satu pelopor yang berhasil menciptakan kendaraan listrik sederhana pada era 1830-an.
Namun jika membahas mobil listrik pertama yang diproduksi dan dijual secara komersial, maka gelar tersebut layak disematkan kepada Flocken Elektrowagen buatan Andreas Flocken pada tahun 1888.
Meski hanya memiliki tenaga sekitar 1,2 hp dan kecepatan maksimal 15 km/jam, kendaraan ini menjadi fondasi lahirnya jutaan mobil listrik modern yang kini memenuhi jalanan dunia.
Nah habis baca artikel ini, sekarang Blackpals kalau ditanya apa sih mobil listrik pertama di dunia dan siapa pencetusnya? Jangan sampai salah jawab ya hehe.
[ziz/timBX/berbagaisumber].