

APR 01, 2026@10:30 WIB | 75 Views
Banyak yang memperkirakan bahwa di bulan April ini, berbagai operator BBM di Indonesia akan mengalami kenaikan signifikan imbas masalah geopolitik di Timur Tengah. Namun ternyata, semua BBM baik milik pemerintah maupun swasta tidak mengalami kenaikan harga.

Lantas seperti apa detail harga BBM dari setiap brand yang ada di Indonesia? Berikut adalah detail lengkapnya yang perlu kalian ketahui.
Pertamina
Dimulai dari brand plat merah Pertamina yang mempertahankan harga BBM baik yang subsidi dan non subsidi. Mulai dari Pertamax di Rp 12.300 per liter, Pertamax Green di Rp 12.900 per liter, Pertamax Turbo di Rp 13.100 per liter, Dexlite di Rp 13.500 per liter, dan Pertamina Dex di Rp 14.500 per liter.
Lanjut ke BBM subsidi yang juga tidak mengalami kenaikan harga. Pertalite tetap di Rp 10.000 per liter, sedangkan Bio Solar tetap di Rp 6.800 per liter. Meski begitu, pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi maksimal 50 liter perhari untuk satu kendaraan.
Shell
Lanjut ke Shell yang meski masih mengalami kelangkaan stok, masih tetap dengan harga yang sama. Shell Super tetap di Rp 12.390 per liter, Shell V-Power tetap di Rp 12.930 per liter, serta Shell V-Power Diesel tetap di 14.620 per liter.
BP-AKR
Tidak ketinggalan BP-AKR yang tetap mempertahankan harga dari BBM yang sekarang mereka jual. Mulai dari BP 92 di Rp 12.390 per liter, BP Ultimate di Rp 12.930 per liter, serta BP Ultimated Diesel di Rp 14.620 per liter.
Vivo
Dan yang terakhir yaitu Vivo juga tidak menaikan harga BBM mereka. Mulai dari Revvo 92 di Rp 12.390 per liter, Revvo 95 tetap di Rp 12.930 per liter, serta Primus Plus alias BBM diesel mereka yang tetap di Rp 14.610 per liter.